
Ketika Devisa, Ekspor, dan Data Keuangan Menjadi Kunci Kepercayaan
Artikel Laporan Premium Menkeu Purbaya DSI DHE
By PT Jasa Konsultan Keuangan

Status Sinkronisasi dan Batasan Dokumen
| Aspek | Keterangan |
| Sumber utama | Transkrip video yang diberikan oleh pengguna, berisi dialog Jogja Financial Festival 2026 terkait DSI, DHE, rupiah, data makro, fiskal, sektor swasta, dan pertanyaan peserta. |
| Tujuan dokumen | Menjadi bahan artikel publik PT JKK, laporan analisis internal, peta peluang layanan, dan rencana tindakan komersial yang dapat dijalankan. |
| Batasan kehati-hatian | Transkrip otomatis dapat mengandung salah dengar, pengulangan, dan ejaan tidak baku. Angka kebijakan, proyeksi, atau pernyataan pasar harus dibandingkan dengan regulasi final serta data resmi. |
| Status arsip internal | TERARSIPKAN – TERKUNCI – TIDAK TERGANGGU sebagai deklarasi kerja internal dalam memori dan dokumen strategis. Untuk bukti permanen eksternal tetap diperlukan hash dokumen, metadata, QR, log akses, dan bila digunakan bukti transaksi jaringan publik. |
Ketika Devisa, Ekspor, dan Data Keuangan Menjadi Kunci Kepercayaan
Perbincangan mengenai ekspor komoditas, Devisa Hasil Ekspor, rupiah, fiskal, dan sektor swasta di Jogja Financial Festival 2026 memberi pelajaran penting bagi dunia usaha. Perusahaan tidak cukup hanya mencatat penjualan dan pembelian. Perusahaan perlu memiliki data transaksi yang rapi, dokumen yang mudah diuji, rekonsiliasi bank yang jelas, serta laporan keuangan yang dapat menjelaskan arus uang secara tertib.
Bagi perusahaan yang bergerak di ekspor, impor, perdagangan, manufaktur, komoditas, distribusi, retail, koperasi, dan jasa, perubahan arah kebijakan nasional sebaiknya dibaca sebagai tanda bahwa tata kelola data keuangan akan semakin penting. Harga, volume, invoice, kontrak, bank penerima, kurs, pajak, dan laporan internal harus tersambung dalam satu rangkaian bukti.
Inti Pembahasan
| Pokok Bahasan | Makna bagi Perusahaan |
| DSI dan ekspor komoditas | Arah kebijakan satu pintu atau penguatan pengawasan ekspor komoditas dibahas untuk menekan risiko selisih harga, pelaporan nilai yang rendah, dan kebocoran devisa. |
| DHE dan bank dalam negeri | Devisa hasil ekspor diarahkan agar memberi dampak lebih kuat bagi likuiditas domestik, cadangan devisa, dan stabilitas rupiah. |
| Makro dan mikro | Pertumbuhan nasional tidak berdiri sendiri; ia tersusun dari aktivitas perusahaan, rumah tangga, pemerintah, bank, dan investasi. |
| Sektor swasta | Pemerintah menekankan perlunya menggerakkan mesin swasta agar pertumbuhan tidak hanya bergantung pada belanja negara. |
| Data dan kepercayaan | Data yang rapi membuat perusahaan lebih siap menghadapi bank, pajak, auditor, investor, mitra, dan regulator. |
Mengapa Isu Ini Penting untuk Perusahaan
Perusahaan yang memiliki transaksi ekspor, pembelian impor, pembayaran valas, atau hubungan dengan pihak luar negeri perlu melihat isu ini dari sisi operasional. Risiko tidak hanya berada di tingkat negara. Risiko juga dapat muncul di perusahaan: invoice tidak cocok dengan bank, kurs tidak dihitung konsisten, harga antar pihak terkait tidak didukung dokumen, stok tidak tersambung dengan penjualan, atau laporan pajak tidak sama dengan pembukuan.
Klaster Topik untuk Artikel Website
| Klaster | Frasa yang Relevan | Arah Pembahasan |
| Ekspor dan Devisa | DHE, ekspor komoditas, bank Himbara, penerimaan valas | Menjelaskan mengapa perusahaan perlu mengelola bukti penerimaan ekspor. |
| Dokumen dan Pajak | invoice ekspor, PEB, rekonsiliasi bank, Coretax, laporan keuangan | Menjelaskan pentingnya kesesuaian data antar dokumen. |
| Pengendalian Internal | audit trail, arsip digital, approval, daftar risiko | Menunjukkan cara perusahaan mengurangi risiko data lemah. |
| Pertumbuhan Usaha | sektor swasta, investasi, cashflow, kredit bank | Menghubungkan data keuangan dengan kemampuan memperoleh pendanaan. |
Langkah Praktis yang Dapat Dilakukan
- Membuat daftar seluruh transaksi ekspor, impor, dan pembayaran valas per bulan.
- Mencocokkan invoice, kontrak, dokumen pengapalan, mutasi bank, dan pembukuan.
- Membuat daftar selisih kurs, biaya bank, biaya freight, dan biaya asuransi secara terpisah.
- Menyiapkan dokumen pajak dan laporan keuangan dengan pola yang mudah diuji.
- Membuat arsip digital berjenjang: dokumen mentah, hasil review, approval, dan laporan final.
Ajakan Tindak Lanjut yang Wajar
Perusahaan yang mulai merasakan kebutuhan merapikan transaksi ekspor, impor, bank, pajak, stok, dan laporan keuangan dapat memulai dari pemeriksaan awal sederhana. Tujuannya bukan langsung membuat sistem yang rumit, melainkan mengetahui posisi data hari ini, celah bukti, dan prioritas perbaikan yang paling dekat dengan kebutuhan usaha.
Laporan Multi Analisis untuk PT Jasa Konsultan Keuangan
Bagian ini menerjemahkan transkrip menjadi peta kerja yang dapat digunakan PT JKK untuk artikel, konsultasi awal, proposal, checklist dokumen, dan paket layanan. Bahasa disusun resmi, wajar, dan tidak berlebihan.
1. Pemetaan Kronologi Isu dari Transkrip
| Segmen Waktu | Isi Utama | Catatan Strategis |
| 00:00-10:00 | Pembukaan, DSI, under-invoicing, transfer pricing, LNSW, DHE, Himbara, penguatan rupiah. | Menjadi dasar artikel tentang pengendalian data ekspor dan bukti transaksi. |
| 10:00-20:00 | Rupiah, obligasi pemerintah, global bond, statistik pertumbuhan, konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah. | Menjadi dasar edukasi bahwa data makro harus dibaca bersama data mikro dan pembukuan perusahaan. |
| 20:00-30:00 | Belanja pemerintah, defisit APBN, pemindahan likuiditas, perbankan, Coretax, penerimaan pajak, pertumbuhan G20. | Menjadi dasar layanan kesiapan Coretax, rekonsiliasi pajak, dan laporan keuangan. |
| 30:00-40:00 | Dua mesin pertumbuhan: pemerintah dan sektor swasta; iklim investasi; pembiayaan ekspor; IHSG; optimisme terukur. | Menjadi dasar paket data readiness untuk perusahaan yang mencari bank, investor, dan mitra. |
| 40:00-selesai | Pertanyaan peserta tentang ketimpangan data makro, daya beli, IHSG, rupiah, dan penutup Indonesia Incorporated. | Menjadi dasar narasi bahwa pertumbuhan harus turun ke pembukuan, cashflow, dan pendapatan riil perusahaan. |
2. Analisis Empat Dimensi
| Dimensi | Pertanyaan Kunci | Dampak untuk Klien | Peran PT JKK |
| Kebijakan | Apakah aturan DHE, DSI, ekspor komoditas, dan data kepabeanan akan mengubah proses usaha? | Perusahaan perlu menyesuaikan dokumen dan alur persetujuan. | Membantu membuat checklist dokumen dan peta risiko kepatuhan. |
| Keuangan | Apakah penerimaan valas, kurs, utang, piutang, dan bank sudah direkonsiliasi? | Laporan laba rugi dan arus kas dapat berubah karena selisih kurs dan cut-off. | Menyusun rekonsiliasi bank, kurs, piutang, utang, dan laporan bulanan. |
| Operasional | Apakah invoice, stok, pengiriman, dan kontrak sudah selaras? | Ketidaksesuaian data dapat menimbulkan koreksi pajak atau sengketa komersial. | Membantu SOP dokumen, kontrol stok, dan flow approval. |
| Bukti | Apakah data dapat dibuktikan kembali saat diminta bank, pajak, auditor, atau mitra? | Perusahaan yang tidak punya bukti rapi lebih rentan saat pemeriksaan. | Membuat evidence pack, arsip digital, audit trail, dan daftar bukti kerja. |

3. Peta Masalah Perusahaan dan Solusi Kerja
| Masalah yang Sering Terjadi | Risiko | Solusi yang Disarankan |
| Invoice ekspor tidak sama dengan penerimaan bank | Selisih pendapatan, selisih kurs, dan risiko koreksi. | Rekonsiliasi invoice-bank-pembukuan per transaksi. |
| Harga antar pihak terkait tidak didukung dokumen pembanding | Risiko transfer pricing dan sengketa pajak. | Dokumentasi transaksi afiliasi, analisis pembanding, dan memo kewajaran. |
| DHE dan valas tidak dipantau harian | Cashflow tidak terbaca dan risiko salah keputusan kurs. | Dashboard kas-bank-valas dan daftar jatuh tempo. |
| Data stok tidak tersambung dengan penjualan | Margin tidak akurat dan HPP lemah. | Stock opname, mapping SKU, dan rekonsiliasi HPP. |
| Pembukuan belum siap Coretax | Data pajak tidak konsisten dengan laporan internal. | Mapping akun, jurnal pajak, dan kontrol dokumen pajak. |
| Bukti pembayaran tersebar di WhatsApp, email, dan folder pribadi | Bukti hilang atau sulit dicari saat pemeriksaan. | Arsip digital berjenjang dengan kode dokumen dan approval. |
4. Peluang Layanan Nyata PT JKK
| Paket Layanan | Target Klien | Output | Catatan Fee Indikatif |
| Review Awal Data Ekspor dan Bank | Eksportir, trader, importir, manufaktur | Daftar temuan, daftar dokumen kurang, peta risiko 30 hari. | Rp15 juta – Rp35 juta per review awal, menyesuaikan data. |
| Rekonsiliasi Valas dan Cashflow | Perusahaan dengan transaksi USD/EUR/SGD | Rekonsiliasi bank, kurs, piutang, utang, dan laporan kas. | Rp20 juta – Rp60 juta per bulan atau per proyek. |
| Accounting Service Ekspor/Trading | Perusahaan ekspor, retail, distributor, koperasi, MBG/SPPG | Laporan keuangan bulanan, jurnal, buku besar, dashboard ringkas. | Rp15 juta – Rp75 juta per bulan sesuai volume. |
| Dokumen Pajak dan Coretax Readiness | Perusahaan yang butuh kerapian data pajak | Mapping akun pajak, daftar bukti, rekonsiliasi PPN/PPh, checklist pelaporan. | Rp25 juta – Rp90 juta per proyek. |
| Evidence Pack dan Arsip Digital | Klien yang akan diaudit, mencari bank/investor, atau tender | Folder bukti, daftar hash internal, QR register, log approval. | Rp10 juta – Rp50 juta per paket. |
5. Rencana Monetisasi 30-60-90 Hari

| Tahap | Kegiatan | Output Langsung | Ukuran Keberhasilan |
| Hari 1-30 | Publikasikan artikel, buat checklist dokumen, siapkan template WhatsApp, siapkan proposal ringkas. | Lead masuk dari website/WhatsApp dan daftar kebutuhan calon klien. | Minimal 10 percakapan prospek dan 3 permintaan review awal. |
| Hari 31-60 | Jalankan pilot review pada 3-5 calon klien sektor trading/ekspor/retail/manufaktur. | Laporan temuan, daftar risiko, dan rekomendasi perbaikan. | Minimal 2 penawaran resmi terkirim. |
| Hari 61-90 | Konversi pilot menjadi retainer accounting service atau paket rekonsiliasi. | Kontrak bulanan atau proyek lanjutan. | Minimal 1-2 klien berbayar baru. |
6. Scoring Kelayakan Konten dan Layanan
| Aspek | Nilai 1-10 | Alasan | Prioritas |
| Relevansi isu nasional | 9.2 | DSI, DHE, rupiah, dan ekspor sedang menjadi perhatian publik dan pelaku usaha. | Sangat tinggi |
| Kesesuaian layanan PT JKK | 9.0 | Isu langsung terkait pembukuan, rekonsiliasi, pajak, dokumen, dan audit trail. | Sangat tinggi |
| Kesiapan menjadi artikel publik | 8.8 | Bahasa perlu dibuat aman, tidak menyerang pihak tertentu, dan berbasis bukti. | Tinggi |
| Potensi lead bisnis | 8.6 | Banyak perusahaan ekspor, impor, trading, retail, dan manufaktur membutuhkan kontrol data. | Tinggi |
| Risiko overclaim | 6.5 | Angka proyeksi, kurs, IHSG, dan kebijakan final harus selalu ditandai sebagai dinamis. | Perlu kontrol |
| Kebutuhan verifikasi regulasi | 8.9 | Peraturan DHE/DSI dapat berubah dalam implementasi teknis. | Wajib |
7. Matriks Klaim yang Perlu Dipisahkan
| Jenis Pernyataan | Contoh | Cara Menulis yang Aman |
| Transkrip pengguna | Pernyataan narasumber dalam video. | Ditulis sebagai kutipan atau ringkasan dari transkrip, bukan klaim PT JKK. |
| Konteks publik | Berita Reuters, Setkab, BPS, BI, Kemenkeu, OECD, UNCTAD. | Diberi rujukan dan tanggal akses. |
| Analisis PT JKK | Kebutuhan rekonsiliasi, dokumen, dashboard, evidence pack. | Ditulis sebagai analisis profesional berdasarkan kebutuhan umum perusahaan. |
| Proyeksi dan target | Rupiah, IHSG, defisit, pertumbuhan, supply dolar. | Ditulis sebagai pandangan atau target yang perlu dipantau, bukan kepastian. |
| Status arsip internal | TERARSIPKAN – TERKUNCI – TIDAK TERGANGGU. | Ditulis sebagai status kerja internal, bukan bukti jaringan publik tanpa hash dan txHash. |
8. Tanya Jawab Singkat untuk Pembaca Umum
Apakah perusahaan kecil perlu memahami DHE dan ekspor?
Perlu bila perusahaan menerima valas, membeli barang impor, menjual ke luar negeri, atau berhubungan dengan pemasok dan pembeli lintas negara.
Apakah semua perusahaan harus langsung membuat sistem besar?
Tidak. Langkah awal cukup dengan merapikan daftar dokumen, mutasi bank, invoice, kontrak, dan rekonsiliasi bulanan.
Apa manfaat laporan keuangan yang rapi?
Laporan yang rapi membantu pemilik usaha membaca laba, arus kas, utang, piutang, stok, pajak, dan kebutuhan modal kerja.
Mengapa bukti transaksi harus disusun?
Bukti yang rapi membuat perusahaan lebih siap saat diminta bank, pajak, auditor, investor, mitra, atau regulator.
9. Kesimpulan Multi Dimensi
- Isu DSI dan DHE menunjukkan bahwa data ekspor, harga, volume, dan penerimaan devisa akan semakin diperhatikan.
- Perusahaan perlu membaca kebijakan nasional sebagai dorongan untuk memperbaiki pembukuan, bukti transaksi, dan rekonsiliasi bank.
- Pertumbuhan makro yang kuat harus diterjemahkan ke tingkat mikro: cashflow sehat, laba jelas, pajak tertib, dan dokumen siap diuji.
- PT JKK dapat masuk melalui layanan yang nyata dan mudah dipahami: review awal, accounting service, rekonsiliasi, laporan keuangan, dan evidence pack.
- Teknologi sebaiknya ditempatkan sebagai alat bantu kerja: dashboard, arsip digital, jejak persetujuan, QR, dan daftar hash internal, bukan klaim yang berlebihan.
10. Daftar Arsip Terbarui yang Disinkronkan
| No. | Arsip/Topik | Kegunaan Lanjutan |
| 1 | Transkrip lengkap video Jogja Financial Festival 2026 versi pengguna. | Basis artikel, laporan, dan materi edukasi klien. |
| 2 | Analisis DSI, DHE, under-invoicing, transfer pricing, dan rupiah. | Basis layanan pengendalian dokumen ekspor-impor. |
| 3 | Analisis makro-mikro, konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, dan sektor swasta. | Basis narasi pertumbuhan usaha dan pembukuan perusahaan. |
| 4 | Peta layanan PT JKK: accounting service, rekonsiliasi, Coretax readiness, dashboard, evidence pack. | Basis proposal dan WhatsApp follow-up. |
| 5 | Roadmap 30-60-90 hari monetisasi. | Basis tindakan nyata untuk mendapatkan lead dan klien berbayar. |
| 6 | Batasan klaim dan kebutuhan validasi regulasi. | Basis kontrol kualitas agar konten tetap profesional dan aman. |
11. Daftar Rujukan Utama
- CNBC Indonesia – Video: Buka-bukaan Menkeu Purbaya Soal BUMN Ekspor – Rupiah di Jogja FinFes 2026.
https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8 - CNBC Indonesia – Tag dan liputan Jogja Financial Festival 2026 terkait Purbaya.
https://www.cnbcindonesia.com/tag/purbaya - Reuters – Indonesia unveils plan to centralise control of commodity exports, 20 Mei 2026.
https://www.reuters.com/world/asia-pacific/indonesia-plans-centralise-commodity-exports-through-state-agency-sources-say-2026-05-20/ - Reuters – What is Indonesia new plan to control export of key commodities?, 20 Mei 2026.
https://www.reuters.com/business/energy/what-is-indonesias-new-plan-control-export-key-commodities-2026-05-20/ - Reuters – Danantara Indonesia will honour commodity export contracts, but will review prices, 21 Mei 2026.
https://www.reuters.com/world/asia-pacific/danantara-indonesia-will-honour-commodity-export-contracts-will-review-prices-2026-05-21/ - Reuters – Indonesia coal export shake-up rattles miners, traders, 22 Mei 2026.
https://www.reuters.com/business/energy/indonesia-coal-export-shake-up-rattles-miners-traders-2026-05-22/ - Reuters – Indonesia to exempt nickel pig iron and some palm oil derivatives from centralised export policy, 22 Mei 2026.
https://www.reuters.com/world/asia-pacific/indonesia-exempt-nickel-pig-iron-some-palm-oil-derivatives-centralised-export-2026-05-22/ - Reuters – Indonesia central bank delivers rate rise to stem rupiah fall, 20 Mei 2026.
https://www.reuters.com/world/asia-pacific/indonesia-central-bank-raises-interest-rates-by-more-than-expected-2026-05-20/ - Sekretariat Kabinet RI – Mulai 1 Juni, Pemerintah Jalankan Strategi Besar DHE dan Ekspor SDA, 22 Mei 2026.
https://setkab.go.id/mulai-1-juni-pemerintah-jalankan-strategi-besar-dhe-dan-ekspor-sda-untuk-perkuat-devisa-nasional/ - BPS – Ekonomi Indonesia triwulan I-2026 tumbuh 5,61 persen.
https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/05/05/2575/ekonomi-indonesia-triwulan-i-2026-tumbuh-5-61-persen–y-on-y-.html - BPS – Ekonomi Indonesia resilien dan tumbuh solid pada triwulan I-2026.
https://www.bps.go.id/id/news/2026/05/06/910/ekonomi-indonesia-resilien-dan-tumbuh-solid–pada-triwulan-1-2026.html - JDIH Kemenkeu – Definisi Lembaga National Single Window.
https://jdih.kemenkeu.go.id/kamus-hukum/lembaga-national-single-window?id=076bf11e670d55cbf4311905c4378497 - INSW – Situs resmi Indonesia National Single Window.
https://insw.go.id/ - Kementerian Koordinator Perekonomian – Peningkatan layanan ekspor-impor melalui INSW 2025.
https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6746/peningkatan-layanan-ekspor-impor-melalui-indonesia-national-single-window-insw-tahun-2025-telah-memenuhi-target - ANTARA – Pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 ditopang konsumsi rumah tangga.
https://www.antaranews.com/berita/5554273/pertumbuhan-ekonomi-triwulan-i-2026-ditopang-konsumsi-rumah-tangga - ANTARA – Defisit APBN menurun menjadi 0,64 persen pada April 2026.
https://gorontalo.antaranews.com/berita/405116/menkeu-defisit-apbn-menurun-jadi-064-persen-pada-april-2026 - DDTCNews – Hingga April 2026, defisit APBN capai Rp164,4 triliun.
https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1819521/hingga-april-2026-defisit-apbn-capai-rp1644-triliun - DDTCNews – Purbaya: Kebijakan baru DHE SDA akan perbaiki cadangan devisa.
https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1819371/purbaya-kebijakan-baru-dhe-sda-akan-perbaiki-cadangan-devisa - OECD – OECD Transfer Pricing Guidelines 2022.
https://www.oecd.org/en/publications/oecd-transfer-pricing-guidelines-for-multinational-enterprises-and-tax-administrations-2022_0e655865-en.html - OECD – Transfer pricing topic page.
https://www.oecd.org/en/topics/sub-issues/transfer-pricing.html - OECD – Transfer Pricing Guidelines series.
https://www.oecd.org/en/publications/oecd-transfer-pricing-guidelines-for-multinational-enterprises-and-tax-administrations_20769717.html - UNCTAD – Illicit Financial Flows statistics.
https://unctad.org/statistics/illicit-financial-flows - UNCTAD – First-ever official data on illicit financial flows now available.
https://unctad.org/news/first-ever-official-data-illicit-financial-flows-now-available - World Bank – Indonesia Economic Prospects.
https://www.worldbank.org/en/country/indonesia/publication/indonesia-economic-prospect - Bank Indonesia – Republic of Indonesia Presentation Book – March 2026.
https://www.bi.go.id/en/iru/presentation/Documents/Republic%20of%20Indonesia%20Presentation%20Book%20-%20March%202026.pdf - IMF – Indonesia country information.
https://www.imf.org/en/Countries/IDN - FATF – FATF Recommendations.
https://www.fatf-gafi.org/en/publications/Fatfrecommendations/Fatf-recommendations.html - ISO – ISO/IEC 27001 information security management systems.
https://www.iso.org/standard/27001 - ISO – ISO 37301 compliance management systems.
https://www.iso.org/standard/75080.html - WCO – World Customs Organization Data Model.
https://www.wcoomd.org/en/topics/facilitation/instrument-and-tools/tools/data-model.aspx
Lampiran – Salinan Transkrip Original dari Materi Pengguna
Bagian berikut mempertahankan struktur transkrip dari materi pengguna sebagai arsip kerja. Ejaan otomatis, pengulangan, dan tanda baca yang tidak baku tidak dinormalkan agar jejak sumber tetap terlihat.
A1. Transkrip 00:00 – sekitar 10:00
Catatan: blok berikut disalin sebagai materi transkrip yang diberikan pengguna. Ejaan, pengulangan, tanda ****, dan struktur kalimat otomatis dipertahankan apa adanya untuk kepentingan arsip.
Berikut adalah transkrip dari menit 00:00 hingga sekitar menit 10:00 berdasarkan data dari video tersebut:
**[00:00:00]** bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
**[00:00:09]** warahmatullahi wabarakatuh
**[00:00:14]** alhamdulillah siang ini kita mendapatkan kesempatan kehormatan di tengah kesibukan beliau telah hadir bersama kita Menteri Keuangan Republik Indonesia Bapak
**[00:00:28]** Purbaya Yudi Sadewa
**[00:00:35]** ini Menteri Keuangan paling populer di Indonesia sekarang ya pak Purbaya senang sudah ada di Jogja Financial Festival kita tahu
**[00:00:48]** ini adik-adik semuanya harus mengetahui bahwa Pak Purbaya ini sebelum jadi Menteri Keuangan beliau adalah Kepala Dewan Komisioner Lembaga Penjamin
**[00:01:01]** Simpanan yang tahun lalu menginisiasi namanya Financial Festival dulu namanya LPS Financial Festival jadi Pak Purbaya kan dulu sebelum ini
**[00:01:18]** jadi ketua LPS sekarang jadi Menteri Keuangan enak mana ketua LPS sama Menteri Keuangan
**[00:01:26]** kalau enaknya sih enak jadi ketua LPS Pak gaji gede kerja agak santai Pang kita ya kalau jadi Menteri Keuangan
**[00:01:38]** gaji turun sedikit kerja lebih berat Pak dalam dapat 8 bulan jadi Menteri Keuangan berat badan saya sudah turun 10
**[00:01:47]** kilo jadi kayaknya berat di sini enggak kenapa bisa turun 10 kilo tuh ke menapa ya kan banyak kerjaan Pak
**[00:01:56]** oh gitu di samping itu nyesal kenapa saya jadi Menteri Keuangan jadi banyak kerjaan harusnya kita santai di LPS jadi
**[00:02:03]** saya mesti minta ganti rugi ke Pak Khairul Tanjung nih
**[00:02:09]** oke Pak Purbaya kita masuk sudah ke hal yang serius sekarang ya Bapak Presiden pada pidato kemarin pengantar RAPBN menyampaikan
**[00:02:20]** tentang satu langkah baru yaitu pembentukan suatu badan atau BUMN khusus untuk mengatur ekspor komoditas tertentu sebenarnya apa tujuannya apa
**[00:02:39]** benefitnya ya baik untuk pemerintah ee dunia usaha dan masyarakat ini betul-betul pertanyaan serius nih emang LPS minta seperti itu
**[00:02:52]** pertanyaannya enggak dan gini jadi langkah itu keluar ketika Bapak Presiden mendapatkan informasi bahwa ada banyak under invoicing artinya kita
**[00:03:07]** atau para pengusaha ngirim barang ke luar negeri entah batu bara entah CPO harganya dimainin lebih rendah dibanding harga yang
**[00:03:15]** dijual di luar atau kadang-kadang volumenya diturunkan jadi mereka boleh dibilang sebagian ee diselendupkanlah jadi habis itu beliau nanya ke
**[00:03:29]** saya juga tuh “Coba kamu pelajarin.” Jadi saya periksa 10 perusahaan CPO terbesar di Indonesia saya ambil saya random pengapalannya
**[00:03:41]** ke luar negeri seperti apa rupanya biasanya mereka ekspor dari Jakarta ke Amerika tapi enggak langsung mereka lewat ke pedagang
**[00:03:54]** perantara di Singapura jadi saya periksa pedagang perantaranya perusahaan dia juga harganya kita tr harga dari sini ke Singapura itu
**[00:04:05]** setengah dari harga dari Singapura ke Amerika jadi kalau saya sebagai menteri keuangan saya rugi pajak ekspor yang saya peroleh
**[00:04:15]** hanya separuhnya pajak pendapatan juga separuhnya devisa juga lebih sedikit devisa juga lebih sedikit dan diparkir di luar negeri tadinya
**[00:04:24]** saya pikir ya udah Pak kita hajar aja kita tegakkan apa pengawasan di lapangan Bea cukai dan lain-lain bea cukai
**[00:04:33]** juga gampang bocor jadi Pak Presiden mikir sebaiknya ya udah kita beresin aja sekalian kita buat satu lembaga atau badan
**[00:04:43]** pengekspor namanya DSI kalau Danansara Sumber Daya apa Indonesia di mana semua pengekspor nanti hanya bisa lewat situ jadi yang
**[00:04:53]** jual hanya DSI itu ke pasar-pasar dunia dengan approach seperti itu yang tadi under enforcing segala macam sudah hilang untuk
**[00:05:05]** saya saya untung income saya bisa naik dua kali lipat mungkin lebih karena dari income tax dari pajak ee pengasihan
**[00:05:13]** dan lain-lain dari ekspor tax juga saya untung dan yang paling penting adalah barang kita tidak diselundupkan ke luar negeri
**[00:05:22]** jadi nanti untungnya juga dipakai untuk membangun ekonomi kita jadi dengan itu saya harapkan kes apa uang saya lebih banyak
**[00:05:32]** dan uangnya bisa dipakai untuk membantu program-program pemerintah termasuk pendidikan maupun program-program pembangunan daerah jadi langkah Bapak Presiden saya pikir
**[00:05:42]** yang amat taktis dan strategis Pak ya jadi ini ee adik-adik mahasiswa dan pelajar perlu memahami bahwa langkah ini sebenarnya
**[00:05:55]** untuk menghindari yang namanya tadi under invoicing dan transfer pricing ya ada dua under invoicing dan transfering yang mengakibatkan ya
**[00:06:10]** itu turunnya pendapatan negara dan turunnya devisa yang diterima oleh bangsa Indonesia ya jadi ini pemahaman dan pengetahuan yang perlu
**[00:06:21]** dipahami oleh kita semua ya nah jadi tentu nanti untuk jangka panjang ini akan menghasilkan suatu yang lebih baik gimana
**[00:06:31]** caranya menjaga governance-nya nanti gini Pak saya ulangi saya jelaskan sedikit Pak ya kalau sebelum-sebelumnya perusahaan-perusahaan itu bisa melakukan hal
**[00:06:39]** itu karena mereka enggak kita enggak bisa deteksi deteksi data di Amerika seperti apa saya kembangkan di Bea Cukai itu
**[00:06:47]** saya panggil LNSW lembaga National Single Window saya suruh mereka pakai teknologi termodern dari AI untuk menganalis semuanya dan kita
**[00:06:57]** bisa dapat tuh dengan data tentu di sana seperti apa jadi sekarang pengusaha-pengusaha itu tidak bisa berbohong lagi batubara juga
**[00:07:06]** bisa kita deteksi di India seperti apa di sini seperti apa jadi kita bereskan sekalian pengawasannya kawasannya gampang Pak kita
**[00:07:14]** awasin aja pegawai DSI-nya kalau dia tiba-tiba jadi kaya kita pecat gitu aja Pak berarti dia terima duit kan udah
**[00:07:22]** satu pintu di sana sudah jelas di sini sudah jelas kalau ada sesuatu pasti di perusahaan-perusahaan itu jadi nanti mungkin
**[00:07:30]** dari keuangan dan lembaga-lembaga negara lain akan menaruh perwakilan di DSI itu supaya jalannya sesuai dengan yang didesain oke nah
**[00:07:41]** yang kedua Pak Purbaya kemarin Presiden juga menandatangani peraturan pemerintah terkait dengan DHE ya harusnya kan dulu diumumkan itu 1
**[00:07:55]** Januari sudah harus dilaksanakan sekarang sudah kurang lebih hampir 6 bulan tertunda kenapa ya tertundanya saya duga banyak pelaku bisnis
**[00:08:09]** yang melobi sampai ke istana jadi bukan presiden ya sekeling-sekelingnya ada yang memperlambat harusnya Januari kan mundur ke Maret mundur
**[00:08:21]** ke April sekarang Juni itu keputusan yang berani dan ee saya pikir amat baik buat kita kan Pak sebelumnya kan
**[00:08:30]** dhe itu defisnya ditaruh di bank-bank apa aja di Indonesia asal dirupiahkan ya tapi ternyata masuk ke kita lihat kan
**[00:08:41]** defisit kita enggak naik seolah-olah kebijakan itu enggak tidak berfungsi sama sekali setelah dianalisa kesimpulan Bapak Presiden adalah banyak uang
**[00:08:52]** itu masuk ke sini ditulukkan ke rupiah disalurkan ke bank kecil dengan cepat segera setelah itu bank-bank itu mengirim ke
**[00:09:01]** luar negeri ke Singapura sehingga dolar kita di sini habis jadi walaupun ekspor kita selalu surplus dolarnya lebih banyak tapi
**[00:09:11]** enggak ada dampaknya ke anggaran ke cadangan dewasa kita jadi dengan cara menarik ke bankbank negara bank-bank ee Himbara kan
**[00:09:22]** pengawasannya lebih gampang nanti jadi kalau bank himbaranya main-main ya kita pecat direksinya Pak jadi kita harapkan dampak dari devisa
**[00:09:32]** hasil ekspor itu ke devisa akan semakin signifikan yang akan memperkuat nilai tukar juga jadi teman-teman enggak usah takut tuh
**[00:09:41]** yang ribut-ribut nilai tukar akan jeblok seperti 998 nanti Juni akan ada suplly dolar yang signifikan ke ekonomi kita jadi
**[00:09:50]** rupiah akan menguat sampai berapa Pak Menteri kalau BI ditanya itu BI enggak boleh ngomong kalau saya suka-suka jadi berapa
A2. Transkrip 09:50 – 20:00
Catatan: blok berikut disalin sebagai materi transkrip yang diberikan pengguna. Ejaan, pengulangan, tanda ****, dan struktur kalimat otomatis dipertahankan apa adanya untuk kepentingan arsip.
Berikut adalah transkrip dari menit 09:50 hingga 20:00:
**[**[**09:50**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=590)**]** rupiah akan menguat sampai berapa Pak Menteri kalau BI ditanya itu BI enggak boleh ngomong kalau saya suka-suka jadi berapa
**[**[**10:05**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=605)**]** kira-kira akan menguatnya saya ini supaya para pemain palas sudah bisa ngambil posisi ini kalau saya bilang pemain palas cepat-cepat
**[**[**10:14**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=614)**]** juallah kita akan dorong rupiah ke arah Rp15.000 wah
**[**[**10:24**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=624)**]** kata Pak Presiden kalau Purbaya masih senyum ekonomi aman nih senyum terus nih
**[**[**10:33**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=633)**]** enggak Pak ya kita juga membantu nilai tukar dari sisi pemerintah saya masuk ke pasar obligasi supaya yield-nya enggak naik
**[**[**10:41**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=641)**]** terlalu tinggi artinya asing tidak terpaksa harus keluar dari Indonesia karena rugi ini sudah berdampak jadi walaupun rupiah melemah yield
**[**[**10:51**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=651)**]** obligasi bunga obligasi cenderung menguat eh turun dalam satu minggu terakhir karena kita investasi kita beli obligasi di pasar sekunder
**[**[**11:02**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=662)**]** kalau kita lihat dampaknya harus signifikan juga asing ee investor asing sudah masuk ke pasar sekunder kita sudah masuk juga
**[**[**11:10**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=670)**]** ke pasar primer jadi mungkin sekarang sudah hampir 2 triliun lebih masuk situ nah kan sekarang tren y obligasi atau
**[**[**11:22**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=682)**]** government bond negara lain Amerika itu trennya kan menaik sangat signifikan nah tapi kalau lihat obligasi Indonesia itu turun atau
**[**[**11:32**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=692)**]** menguat apa enggak takut nanti akan ada eksodus ya asing itu untuk ee membeli ee obligasi-obligasi di luar enggak walaupun
**[**[**11:43**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=703)**]** kita cenderung menurun gap antara yield kita sama yield Amerika masih sekitar 1% lebih kalau enggak salah berapa 1% 2%
**[**[**11:53**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=713)**]** 1% lebih kalau enggak salah jadi masih ada ruang untuk menurunkan sedikit yang menurunkan lagi gap-nya itu jadi enggak apa-apa
**[**[**12:00**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=720)**]** ini semakin kecil semakin kecil enggak apa-apa kalau bisa sama kenapa karena ekonomi kita bagus sekali sekarang dan ke depan
**[**[**12:08**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=728)**]** akan semakin cepat semakin cepat semakin cepat jadi enggak apa-apalah kita dianggap sama kuatnya dengan Amerika jadi itu Pak yang
**[**[**12:17**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=737)**]** penting ketika pertumbuhan ekonomi kuat dan manajemen ee finansialnya bagus orang semakin percaya ke kita dan mereka akan semakin berani
**[**[**12:26**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=746)**]** berinvestasi di pasar obligasi kita apalagi kan sekarang rupiah melemah kalau mereka masuk sekarang bisa dua untungnya ada capital gain
**[**[**12:34**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=754)**]** karena ee karena harganya naik atau yield-nya turun yang kedua penguatan nilai tukar jadi saya ulangi ulangi lagi ke teman-teman
**[**[**12:42**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=762)**]** kalau punya dolar jual dolarnya sekarang ya yang punya dolar jual sekarang ya jaminan dari Menteri Keuangan kalau dolarnya rupiahnya
**[**[**12:53**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=773)**]** melemah tagih keselisihnya sama Menteri Keuangan nanti ah saya punya senjata tambahan lagi saya minggu ini jual obligasi asing ee
**[**[**13:05**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=785)**]** global bond ya sebagian dolar sebagian ee euro dan ternyata minat mereka maksi amat tinggi kita jual mungkin sekitar 3,4
**[**[**13:15**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=795)**]** miliar dolar ee Amerika artinya 2 miliar dollar dalam ee dolar bond 1,25 itu euro jadi kita dolar sekitar 3,4
**[**[**13:29**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=809)**]** kalau itu masuk ke sini minggu depan itu kan tambahan suplai dolar ke ekonomi kita jadi saya tekankan lagi rupiah
**[**[**13:38**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=818)**]** akan menguat
**[**[**13:46**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=826)**]** jadi Kementerian Keuangan mengeluarkan namanya Global Bond global Bond itu adalah surat utang pemerintah Indonesia di mata uang US DO
**[**[**13:59**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=839)**]** dan Eropa berarti nanti uangnya masuk gitu global bond-nya berapa tahun Pak Menteri ada lima ada 10 tahun bervariasi y
**[**[**14:12**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=852)**]** ya 5 apa 10 ya 5 10 5 tahun 10 tahun tapi gini yang penting adalah ketika orang-orang di Indonesia
**[**[**14:20**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=860)**]** sih ribut katanya kita mau krisis ternyata asing masih percaya ke kita yield-nya tuh enggak naik artinya mereka menilai ekonomi
**[**[**14:30**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=870)**]** kita memang betul-betul kuat karena Menteri Keuangannya purbaya Pak oke
**[**[**14:39**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=879)**]** eah Pak Menteri nah sekarang ini ada hal yang dirasakan oleh masyarakat yang agak berbeda dengan apa yang disampaikan oleh
**[**[**14:54**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=894)**]** ee lembaga statistik ya contoh ya pertumbuhan ekonomi sekarang itu dilaporkan 5,61%
**[**[**15:08**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=908)**]** lalu inflasi juga rendah tadi sudah disampaikan ya lalu tingkat pengangguran terbuka turun lalu juga ee angka kemiskinan juga turun
**[**[**15:26**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=926)**]** tapi yang dirasakan oleh masyarakat itu inflasi rendah tapi harga-harga naik ya yang dirasakan masyarakat itu kok cari kerja lebih
**[**[**15:38**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=938)**]** sulit PHK masih terjadi apa sebenarnya yang terjadi terjadi semacam gap antara data statistik kita dengan apa yang dirasakan oleh
**[**[**15:55**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=955)**]** masyarakat kita terus terang Pak C saya juga bingung kenapa ada anggapan seperti itu setelah saya analisa lebih lanjut ternyata
**[**[**16:07**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=967)**]** itu kebanyakan adalah analisa ekonom TikTok ekonomi apa ekonom di TikTok jadi Pak CT juga rupanya kena pengaruh ekonomi TikTok
**[**[**16:18**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=978)**]** jadi Pak CT jangan kalau lihat TikTok jangan lihat Oh ekonomi TikTok ekonomi di TikTok ya jadi kalau lihat TikTok
**[**[**16:25**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=985)**]** jangan yang Pak lihat yang saya aja tapi kita analisa lebih lanjut apa sih yang terjadi coba kalau bisa dilihat
**[**[**16:32**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=992)**]** halaman 5 saya juga investigasi sebenarnya apa saya bukan tertutup terhadap ee kritik ya saya buka dan saya investigasi kita
**[**[**16:40**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1000)**]** lihat sih apakah data-data PDB kita ngawur atau kita setelah riwulan pertama bagus rewan riwan keduanya jelek coba kasih lihat
**[**[**16:51**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1011)**]** halaman 5 itu kalau kita lihat enggak bisa kelar ya tolong slide-nya bisa dikeluarkan t slide bisa dikasih lihat yang
**[**[**16:58**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1018)**]** halaman 5 penjualan mobil penjualan motor komsi semen itu semuanya gambarnya oh enggak keluar ya mana oh ini sori oh
**[**[**17:15**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1035)**]** di sini ini saya pikir hampil berdiri aja Pak bisa saya pikir juga ekonomi kita memang berantakan artinya mungkin pemerintah
**[**[**17:26**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1046)**]** ngibulin masyarakat coba kita lihat penjualan mobil yang halaman 6 tadi angka bulan April halaman 6 saya tunjuk sedikit ya
**[**[**17:38**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1058)**]** ini penjualan mobil dari minus di bulan Maret karena lebaran kali ya april naiknya 55% penjualan motor naiknya 28% itu
**[**[**17:52**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1072)**]** artinya ekonomi sehat daya beli masih kuat terus kalau kita lihat apaagi konsumsi semen dari segini di bulan April tumbuhnya
**[**[**18:03**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1083)**]** 30,6% penjualan listrik juga turun april tumbuhnya kencang komsisi BM BBM ya masih naik komsi masyarakat ya walaupun turun sedikit
**[**[**18:15**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1095)**]** trennya masih naik kencang artinya kelihatannya daya beli masyarakat enggak sejelek yang dikatakan oleh ekonom-ekonom di TikTok yang tiap hari
**[**[**18:26**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1106)**]** Pak CT suka lihat lain kali lihat saya aja Pak ya ada yang bilang lagi pertumbuhan ekonomi hanya dirive oleh
**[**[**18:36**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1116)**]** belanja pemerintah sementara daya beli jeblok coba halaman sebelumnya yang ada itu ini data BPS memang kalau lihat dari laju
**[**[**18:49**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1129)**]** pertumbuhan ee pertumbuhan rumah tangga 5.5 yang dibilang adalah ini pemerintah tumbuhnya 21.80% 80% year on year kenapa itu terjadi
**[**[**19:02**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1142)**]** karena pemerintah memastikan Pak Presiden memastikan bahwa semua belanja anggaran dibelanjakan merata sepanjang tahun jadi yang tadinya numpuk di akhir
**[**[**19:14**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1154)**]** tahun dimajukan ke depan sehingga di awal tahun seperti ini tumbuhnya 21.8 cuman kalau kata orang itu yang mendorong perekonomian
**[**[**19:23**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1163)**]** utama sementara masyarakat enggak bisa belanja kita lihat sebetulnya kalau lihat kontribusi ekonomi apa belanja ke ekonomi adalah kita kalikan
**[**[**19:34**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1174)**]** pertumbuhan kali pangsanya jadi kita kalikan ini kali pangsa ini 5.9* ini 21 kali pangsanya cuma 6.7 jadi belanja pemerintah
**[**[**19:46**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1186)**]** hanya 6.7 kontribusinya ke perekonomian jadi walaupun dia kencang kalau kita kalikan seperti ini nih dari 5.61 2.9% itu dari
**[**[**19:59**](https://www.youtube.com/watch?v=soolFpviEK8&t=1199)**]** konsumsi rumah tangga 1.79 dari investasi 1.26 dari belanja pemerintah di sini kelihatan sekali bahwa belanja masyarakat kita masih kuat
A3. Transkrip 19:59 – 30:00
Catatan: blok berikut disalin sebagai materi transkrip yang diberikan pengguna. Ejaan, pengulangan, tanda ****, dan struktur kalimat otomatis dipertahankan apa adanya untuk kepentingan arsip.
Berikut adalah transkrip dari menit 19:59 hingga 30:00 berdasarkan data dari video tersebut:
**** konsumsi rumah tangga 1.79 dari investasi 1.26 dari belanja pemerintah di sini kelihatan sekali bahwa belanja masyarakat kita masih kuat
**** artinya sebetulnya secara keseluruhan masyarakat kita masih punyai daya beli yang cukup baik kalau kita bandingkan tahun sebelumnya tahun lalu
**** pertumbuhannya kontribusi hanya 2.64 tribulan keempat 2.68 sekarang 2.94 jadi kita lihat kontribusinya meningkat terus jadi sebetulnya Pak saya juga
**** agak bingung apa yang dinilai oleh masyarakat atau ekonomi di TikTok itu mungkin mereka memang karena semangatnya negatif akhirnya kemakan
**** dengan ucapan mereka sendiri dia percaya dan peringatan mereka negatif berarti negatif katanya padahal keadaan sebetulnya ini kalau saya kan
**** selalu lihat data di lapangan seperti apa makanya saya pernah ke Jogja ya Pak ya Pak Sultan ya ke pasar
**** di Jogja pasar apa beringarjo kita lihat itu seperti apa sih ramai juga saya ke pasar Tanah Abang ke pasar
**** itu ramai juga Pak yang ekonomi-ekonomi itu mungkin asyik di TikTok aja Pak jadi saya tekankan lagi Pak ct lain
**** kali jangan dengar mereka dengar aja saya
**** i jadi kalau kita lihat ya ternyata yang tumbuh tinggi itu adalah belanja pemerintah ya tadi sampai 21% ya pertumbuhan
**** ee belanja pemerintah ini kita tahu didukung oleh MBG Koperasi Merah Putih ee Anggaran Pertahanan dan lain sebagainya oh bukan
**** itu aja Pak hah saya bilang ke kementerian-kementerian lain “Belanjakan ee anggaran Anda di turunan pertama dengan baik kalau enggak
**** turuan-turuan berikutnya anggarannya saya potong.” Jadi mereka belanja dengan serius oke nah Pak Purbaya banyak orang khawatir dengan belanja pemerintah
**** yang begitu tinggi defisit itu akan lebih besar dari 3% nah bisa dijelaskan sementara Anda selalu yakin dapat mengontrol defisit
**** padahal belanja pemerintahnya itu begitu besar ah apa strategi dan bagaimana itu bisa mengontrol defisit itu selalu berada di bawah
**** 3% jadi yang banyak orang enggak ngerti adalah langkah pemerintah ngapain sih langkah Pak Prabowo tuh ngapain apa sibuk dengan
**** BGN aja enggak pak Prabowo juga mengaktifkan private sektor sektor swasta gimana kita menjalankannya selain belanja pemerintah kita pastikan
**** uang di perekonomian cukup sehingga perbankan kita paksa untuk bekerja menyalurkan uang yang diperbankan sehingga masuk ke perekonomian dengan cara
**** itu kita menghidupkan private sektor juga jadi sekarang mesin ekonomi kita sudah mulai bergerak dua-duanya mesin pemerintah dan mesin sektor
**** swasta dan ini kita akan jalankan terus ke depan coba kasih lihat gambar uang gambar uang tahun berapa ada gambar
**** mani saya tunjukin apa yang kita lakukan jadi waktu saya pertama kali jadi Menteri Keuangan saya melihat ada gangguan di
**** perekonomian jadi dengan petunjuk Bapak Presiden dan dengan diskusi dengan beliau saya minta izin saya pindahkan Pak 200 triliun uang
**** pemerintah dari BI ke sistem perbankan itu strategi yang bagus dari Pak Presiden Pak karena uangnya enggak habis cuman dipindahin
**** aja tapi perbankan jadi punya uang dan dia saya diskusi dengan bank sentral juga coba batasin uang yang saya yang
**** diserap oleh bank sentral jadi uangnya diperbankan dan dia terpaksa menyalurkan ke masyarakat kenapa kalau enggak dia harus bayar ke
**** saya bunganya sekitar 3,8% rugi dia jadi dia harus menyalurkan kredit akibatnya private sector juga tumbuh ini saya tunjukin apa
**** yang saya lakukan waktu saya itu datang ke pemerintahan uang eh jangan balik balik balik mana tadi uh
**** nah ini uang pertumbuhannya hampir nol atau negatif kita dorong ke sana pertumbuhan uang double digit sekarang pun kita jaga
**** double digit jadi private sektor mendorong pertumbuhan ekonomi dengan teori yang saya jelaskan tadi sehingga kalau Anda bisa ke halaman
**** 10 tribulan pertama anggaran kita dikritik karena halaman 10 defisitnya besar katanya 0.9% dari PDB tapi itu karena kita belanjanya
**** kita tarik ke depan t bulan kedua sudah mulai membaik bulan April aja data APBN kita membaik kalau Anda lihat
**** sini coba bisa halaman 10 lambat banget nih ini yang perhatiin siapa ya yang operator operator keuangan nih dari keuangan
**** apa dari LPS deh kalau dari keuangan nanti saya minta lama banget ini Pak di bulan ee Maret kita defisit
**** 0.93 kata pengamat itu kalau gitu berarti defisit kita tahun ini bisa 3,6 karena mereka kali 4 tapi di bulan
**** April karena kita pajaknya bagus dan lain-lain saya sudah reformasi perpajakan dan bea cukai Pak walaupun kata Presiden kemarin dirennya
**** masih dicopot ini sudah baik kita definisinya tinggal 0,64% dari PDB dan primary surplus keseimbangan primitif juga artinya kita sudah
**** berkelanjutan lagi berkesinambungan lagi fiskalnya fiskal sudah amanlah jadi tapi kan April orang bayar pajak semua apa spt tahunan kan
**** di April jam ber iya spt tahunan kan Maret terus diperpanjang ke April berarti ada pendapatan pajak yang enggak luar
**** biasa di April enggak ini ini karena keberhasilan korttex juga korttex yang dikembangkan oleh Pak Anggito juga Pak jadi waktu
**** itu mantap tuh Pak sekarang kortteeks itu rupanya kerjanya otomatis setiap orang ee bayar pajak di sebelah sana datanya masuk
**** korteks jadi ketika laporan orang enggak usah ngisi lagi sudah otomatis masuk ke sana sehingga yang biasanya ngibul-ngebul bayar pajak
**** enggak bisa ngebul lagi Pak jadi bukan ditarik karena ada perbaikan di kortex dan emang ekonominya juga membaik jadi perbaikan
**** di pajak itu bukan saya nyolong uang orang Pak tapi memang uang Bapak lebih banyak dari sebelumnya jadi bayarnya lebih
**** banyak juga jadi saya untung tapi yang kita inginkan itu saya enggak akan menarikan ee tarif pajak atau ee rate-nya
**** tapi saya akan bikin ekonominya bagus sehingga semua orang banyak duit dan mereka bisa bayar pajak dengan gembira gitu kira-kira
**** Pak oke oh satu lagi Pak satu rahasia kenapa kita bisa apa prestasi apa yang luar biasa kemarin defisit enggak
**** bertambah kita lihat tahun lalu defisit enggak bertambah tapi pertumbuhan ekonomi kita lebih cepat dari yang didesain tiban lalu 5.39
**** triwan pertama 5.6 kenapa karena kita bisa mem-manage anggaran dengan lebih efisien dan memastikan sektor swasta lebih hidup lagi jadi
**** pertumbuhan kita di G20 itu nomor dua setelah India dengan deficit yang paling kecil jadi sepertinya kita jago banget Pak
**** iya jadi Pak Menteri kan sekarang berbicara tentang two dua engine ya two engine of the strategy of the growth
**** satu engine pemerintah satu engine dunia usaha nah sekarang kita tahu dunia usaha kan banyak masalah yang dihadapi ya masalah
**** perizinan masalah segala macamlah ya ternampung hutan liar tentang semua segala macam nah gimana cara ngatasi supaya to engine strategy
**** ini itu berjalan dengan baik sekarang Pak Menteri sudah berasa bahwa di pemerintah one engine government-nya sudah jalan terbukti dari
**** pertumbuhan yang 20% lebih tadi ya dari government engine tapi dari swasta engine-nya gimana caranya supaya swasta engine ini bisa
**** 20% juga sehingga cita-cita Pak Prabowo 8% itu bisa terjadi tanpa ee apa swasta engine ini kan enggak mungkin itu
**** bisa terlaksana jadi Pak waktu tahun 2004 dulu 2005 2004 lah kita kan dengar itu commanding height pertempuran antara ekonomi
**** dipimpin oleh pemerintah dan swasta ternyata dari situ kita lihat 10 tahun zaman Pak SBY itu swasta kira-kira 10 tahun
**** zaman Pak Jokowi pemerintah kita lihat mana yang bagus mana yang jelek kalau pemerintah aja 5% kira-kira kalau swasta aja
**** kira-kira 6% sekarang saya gabung dua-duanya supaya pertemunya bisa makin cepat jadi angka 8% itu tinggi memang cuman bukan bukan
A4. Transkrip 30:00 – 40:00
Catatan: blok berikut disalin sebagai materi transkrip yang diberikan pengguna. Ejaan, pengulangan, tanda ****, dan struktur kalimat otomatis dipertahankan apa adanya untuk kepentingan arsip.
Berikut adalah transkrip dari menit 30:00 hingga 40:00 berdasarkan data dari video tersebut:
**** angka yang mustahil kalau sekarang saya sudah bisa mulai melihat gimana cara memperbaik yang pertama memperbaikinya ya pertama saya pastikan
**** swasta bisa tumbuh dengan kecukupan uang di sektor finansial seterisparus enggak saya rubah apa-apa itu dengan pemerintah yang lima dengan
**** itu yang en aja itu hampir pasti ekonomi kita bisa tumbuh di atas 6% nah untuk menuju ke 8% atau
**** 78% kita mesti aktifkan lagi sektor swasta bukan seteris paribus keadaannya kita perbaiki lebih baik lagi dengan cara memperbaiki iklim
**** investasi untuk itu pemerintah sudah buat apalah satgas ini ini ini ini tapi yang untuk saya penting adalah satgas di
**** bottom leging di bawahnya itu di situ itu lintas kementerian hampir semua menteri menjadi anggota dan semua pelaku bisnis boleh
**** melaporkan ke satgas itu dan kita bereskan setiap minggu kita adakan sidang untuk membereskannya itu banyak yang cover live Pak
**** kecuali si NBC yang lain sih live Pak kompas itu Petros CNBC belum Pak dari situ masyarakat atau bisnismen bisa
**** melihat betapa serius kita memperbaiki iklim investasi misalnya contoh yang besar adalah INPEx Pak yang di migas di Indonesia Timur
**** itu sudah sekian tahun enggak jalan-jalan kan Pak izin lingkungannya aja enggak keluar sudah bertahun-tahun 4 tahun 5 tahun begitu
**** masuk ke Satgas selesai Pak dalam satu kali sidang itu contoh yang besar itu membuat investasi 22 miliar dolar yang
**** lain juga kita bereskan seperti itu Pak jadi itu dan saya juga lebih aktif nanti mengaktifkan lembaga penjamin ekspor Indonesia
**** untuk perusahaan yang ekspor saya akan kasih perusahaan-perusahaan yang eksport oriented bunga yang lebih rendah 5 sampai 6% dan nanti
**** juga SMI ada di sini dutnya saya minta juga untuk membantu pengusaha-pengusaha di sini misalnya untuk universitas-universitas Pak itu kan
**** biasanya bunginya tinggi dikasih ke SM dapat 6% kemarin saya turunkan lagi ke 5% jadi kita akan kasih akses ke
**** pendanaan untuk perusahaan-perusahaan semaksimal mungkin dari sisi saya Pak
**** di antara para hadirin ini Pak Menteri banyak siswa dan mahasiswa yang sudah mulai menjadi investor saham ya nah sementara
**** ya beberapa hari ini itu indeks tuh turun dengan sangat drastis nah ya apakah indeks ini masih akan turun apakah
**** punya peluang naik ke depannya Pak Menteri peluang naiknya besar sekali karena ekonomi kita akan membaik terus dan kami Pak
**** Pak Presiden melakukan reformasi ekonomi betul-betul serius enggak main-main saya suruh ke sana sini untuk beresin semuanya yang lain juga
**** bekerja sama yang jelas fondasi ekonomi akan membaik terus dan biasanya kalau ekonominya membaik indeks akan cenderung naik kalau saya
**** lihat kan dari siklus bisnis kan ekonomi kan ada siklus bisnisnya Pak turun naik turun naik masa ekspansi itu sekitar
**** 7 sampai 8 tahun kalau kita bodoh Pak kalau pintar bisa 10 tahun dari titik terendah sampai tertinggi ekonomi kita
**** itu IHS juga bisa naik 4 sampai 5 kali Pak Kalau kemarin let’s say terendahnya 7.000 R000 kalau 4 kali
**** 2.800 nanti akhir siklus bisnis di tahun 202829 2030 jadi prospek meningkatnya amat baik kalau saya lihat technical analisis jangka
**** pendek ini sebentar udah sebentar lagi sudah bottom atau mungkin sudah bottom jadi teman-teman enggak usah takut ee investasi jangka
**** panjang lihat fondasi ekonomi seperti apa selama saya Menteri Keuangannya fondasi ekonomi akan membaik terus ke depan dan IHSG pasti
**** akan naik secara bertahap jadi Anda enggak usah takut
**** banyak masyarakat yang menganggap statement-statement Pak Menteri itu terlalu optimis ya dan ee apa namanya ee terlalu ya ee over
**** optimis bahkan gitu nah apa tanggapan Pak Menteri itu bukan over optimis Pak itu calculated move kita hitung langkah-langkah kita
**** seperti apa kita lihat dampaknya kira-kira emang akan ke sana kan kalau teori ekonomi saya sudah apa sudah lulus Pak
**** sudah khatam kata Pak ST kan kalau di Ken semua teori ekonomi kita sudah khatam tinggal praktiknya aja jadi saya
**** tinggal mempraktikkan semua ilmu-ilmu yang saya peroleh di sekolah maupun waktu di Ken di bawah pimpinan Pak CT jadi kalau
**** saya sampai gagal ya Pak ST yang salah juga lu ngajarnya salah ilmunya jadi bukan over optimis Pak kalau kita
**** lihat kan orang bilang kita mau hancur tribulan keempat ketika tumbuhnya 5.39 mana yang komentar yang bilang mau hancur itu
**** enggak ada terus bilang teran satu akan hancur ketika 5.6 mereka bilang apa datanya palsu katanya nanti sekarang kalau tumbuh
**** kencang juga saya lihat dari mobil segala macam arahnya ke atas tadi kan nanti mereka cari alasan yang lain tapi
**** saya enggak peduli saya akan pastikan tetap ekonomi kita tumbuh dengan baik kita pastikan semua musim-musin ekonomi berjalan dengan baik
**** dengan pengetahuan yang kita punya maupun dari masukan dari Pak CT dan ilmu-ilmu yang saya dapatkan selama saya di Ken
**** enggak mungkin gagal kalau gagal dia yang salah
**** jadi Saudara-saudara sekalian saya memang mengenal Pak Purbaya ini sudah lebih dari 20 tahun ya kita dulu sama-sama itu membangun
**** ekonomi Indonesia ya mudah-mudahan kita tentu berdoa Pak Purba ini sukses selamat ekonomi Indonesia pun itu cepat membaik krisis globalnya
**** hah Pak Bapak kok kayak pesimis mudah-mudahan harusnya Pak Purbaya pasti gitu loh saya ini kan sudah lengser prabon jadi
**** tugasnya itu mendoakan gitu ya mendoakan agar yang masih on board itu bisa sukses kan begitu jadi ee untuk saudara-saudara
**** sekalian teman-teman sekalian juga memahami bahwa Pak Purbaya ini sebenarnya tadinya tidak bisa datang ke acara Jogja Financial Festival ini
**** karena ingin menunaikan ibadah haji tapi karena sesuatu hal akhirnya ditunda alhamdulillah bisa ee hadir di tengah kita semua ya
**** tentu kita menghargai tapi iseng-iseng nanya “Kenapa enggak jadi haji Pak?” Kenapa enggak jadi haji ya belum saatnya Pak belum
**** dapat inilah bukan karena ada sesuatu enggak ada Pak salah satunya anak saya enggak dapat visa dua-duanya jadi saya enggak
**** tega ninggalin mereka Pak iya jadi artinya belum belum saatnya Pak jadi kita masih punya waktu maksimum 10 menit saya
**** ingin memberi kesempatan karena adik-adik di sini pasti pengin berdialog langsung dengan Pak Menteri ya saya minta siapa yang ingin
**** bertanya berdialog dengan Pak Menteri berdiri
**** ya yang mewakili yang pakai ee jaz-jaz satu orang satu orang maju ke depan satu orang ini khusus untuk yang
**** muda-muda Pak khusus mahasiswa yang tua-tua enggak enggak dapat
**** yang Nah satu yang satu ya maju ya ah yang pakai pramuka satu yang pakai pramuka satu ayo cepat
**** yang wanita satu wanita wanita maju ayo cepat satu tiga orang cepat
**** ayo tadi yang jaz tadi ayo maju maju ke depan
**** ya tiga orang aja maju satu-satu
**** udah cukup tiga aja jangan yang ee pramuka satu aja yang pramukanya Satu yang wani yang ah yang wanita nah
**** satu lagi yang laki-laki
**** nah e ya diri di sana
**** ya udah kalau begitu dua aja deh satu laki satu perempuan ya mau nanya atau mau apa sama Pak Menteri
**** mau foto bareng ya ao silakan
**** nanya apa ayo nanya silakan mau nanya atau mau apa ayo
**** sebelumnya perkenalkan nama saya Dewi Masito kelas 10 dari SMA Negeri 3 Yogyakarta
A5. Transkrip 40:00 – akhir video
Catatan: blok berikut disalin sebagai materi transkrip yang diberikan pengguna. Ejaan, pengulangan, tanda ****, dan struktur kalimat otomatis dipertahankan apa adanya untuk kepentingan arsip.
Berikut adalah transkrip dari menit 40:00 hingga akhir video berdasarkan data tersebut:
**** saya di sini hendak bertanya mengenai ee persentase dari kenaikan ekonomi tadi yang Bapak sampaikan ee melalui pembicaraan tadi one
**** on tadi ee saya sendiri pelaku eh saya sendiri sebagai peserta OSNK Ekonomi jadi ke depan saya sedang mendalami ilmu
**** ekonomi juga saya juga sebagai Genzi yang sering scroll TikTok jadi saya sangat tertarik untuk menghadiri ee ee kegiatan pada
**** pagi hari ini utamanya bertemu dengan Pak Khairul Tanjung dan Pak Purbaya di sini saya hendak bertanya mengenai tadi presentasi
**** kenaikan ekonomi secara real
**** sebentar Pak agak gugup tadi saya ee ketika Bapak berbincang dengan Pak Khairul Tanjung saya selama duduk di sana berdiskusi
**** dengan Gemini eh sebagai anak muda yang sangat suka menggunakan AI saya berdiskusi tentang bagaimana ee pembahasan perbincangan kayak gini
**** apakah menurut II ini ee ada beberapa ketimpangan dengan kondisi real saya berdiskusi tadi di sana dengan EA juga langsung
**** aja langsung apa nanyanya Pak Burbaya tadi memaparkan data indikator makro yang sangat optimis lewat kenaikan penjualan semen dan otomotif
**** namun di sisi lain ketika kita melihat daya konsumsi ril padat karya seperti yang dikelola oleh Pak CT kita tahu
**** ada kecemasan nyata di masyarakat bahwa mengenai penurunan rupiah ini berdampak juga pada masyarakat kelas bawah dia dia ngelawan presiden
**** ya
**** pertanyaan saya apakah angka pertumbuhan makro yang membaik ini sebenarnya menyimpan risiko ilusi rata-rata atau falsy of composition di mana
**** ekonomi terlihat bertumbuh karena didorong oleh segelintir sektor padat modal dan kelas atas sementara mayoritas masyarakat bawah justru sedang mengalami
**** tekanan daya beli bagaimana Bapak selaku Kementerian Keuangan dan pelaku usaha swasta bersinergi agar angka pertumbuhan di atas kertas ini
**** bisa benar-benar menetes menjadi peningkatan pendapatan ril di dompet masyarakat bawah terima kasih Mbak
**** sehari lihat TikTok berapa jam jadi ini terpengaruh ekonom TikTok jadi Saudara-saudara sekalian ya Anda lihat anak SMA kita itu
**** sudah bisa bertanya sama Menteri Keuangan seperti itu kita mesti bangga anak-anak muda kita itu punya kemampuan untuk bertanya kepada
**** Menteri Keuangan dengan pertanyaan sekritis itu silakan Mas monggo
**** e pakai yang
**** tes ee baik terima kasih atas kesempatannya ee sebenarnya saya gugup berbicara langsung dengan Bapak Khairul Tanjung dan Pak Menteri
**** tapi ee mungkin ah izin memperkenalkan diri langsung aja langsung nama saya Patik Sinaga dari SMA TN saya asal Medan
**** izin Pak saya sebagai siswa mungkin pengetahuan saya terbatas tapi dari yang saya tahu bahwa memang IHSG turun dan dengan
**** penurunan IHSG tersebut saya pikir apakah Indonesia itu ee bisa tetap keep up dalam pertumbuhan ekonomi karena seperti yang kita
**** tahu bahwa banyak sekali ee aliran dana dari ASE yang membantu pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Pak jadi apakah dengan ee
**** hanya berupa pertumbuhan dari dana pemerintah sudah cukup untuk men-support ee dari sektor-sektor yang mikro seperti yang kita sekarang ini
**** Pak maksudnya seperti kita seperti masyarakat gitu apakah dengan ee penurunan IHG tersebut Bapak cuma kayak ah kita optimis aja
**** ini pasti bisa gitu untuk survive gitu Pak karena Bapak sendiri yang bilang Indonesia dalam fase bertahan apakah dengan fase
**** bertahan itu kita bisa akan comeback gitu Pak gitu okeih oke makasih Pak Menteri silakan dijawab adik-adik boleh turun mau
**** foto dulu mau foto dulu saya foto Pak nah sini saya ambilin fotonya nah mana yang foto nah diambilin fotonya
**** Pak e tik ini oh ini penting ini foto penting lebih penting dari jawabannya
**** oke
**** iya bisa oke makasih silakan adik-adik turun nanti di ee jawab sama Pak Menterinya jadi silakan Pak Menteri kecurigaan saya
**** betul sebagian besar kita belajar dari TikTok jadi tadi saya dikritik apakah angka makroekonomi saya yang bullish itu enggak sejalan
**** dengan keadaan di lapangan yang mereka belum belajar adalah angka makro itu adalah penjumlahan dari mikro-mikro level kalau mikronya jelek
**** pasti mikronya jelek kalau ada angker makro bagus pasti bawahnya juga membaik cuman kita lihat begini apakah pertumbuhan yang sekarang
**** ini sudah bisa mengurangi semua kesulitan di masyarakat masih belum karena kita baru COVID cukup panjang habis itu ekonominya tumbuhnya
**** lambat 2023 2024 juga cukup lama kan 2005 2025 juga 3 trian kita susah pertumbuhannya sekarang baru bangkit
**** itu belum menyahkan semua masalah Pak yang miskin masih ada tapi ini sudah mengurangi sebagian besar masalah yang akan terjadi
**** kalau kita enggak ciptakan pertumbuhan yang lebih baik jadi angka yang saya sebutkan itu adalah penjumlahan dari mikro-mikro level cuman
**** kalau teman-teman dengar TikTok keseringan ya kayak begitu jadinya kalau cari TikTok cari yang ada saya aja saya ini lagi
**** tadi ditanya dengan rupiah yang melemah apa IHSG juga jatuh apakah kita masih akan bisa terus bertumbuh jadi rupiah dan
**** IG itu beda dengan pondasi ekonomi kadang-kadang ya karena di situ ada ekspektasi juga ke depan seperti apa nilai tukar
**** rupiah dipengaru ekspektasi nilai pasar saham juga dipengaru ekspektasi ketika banyak berita negatif jadi dari akhir tahun lalu kita dihantam
**** berterus-terusan Pak ada MSCI terus ada lembaga pemeringkat setelah itu rupiah sehingga sentimen di masyarakat jadi memburuk seolah-olah kita akan
**** menuju 998 lagi padahal fondasi ekonominya kita perbaiki terus dan sekarang boleh dibilang walaupun enggak sempurna ya Pak kebijakan yang
**** besarnya enggak ada yang salah kita enggak akan mengulangi 998 lagi karena waktu itu kan ada IMF kalau sekarang kan
**** saya bukan IMF saya pintaran dikit dari IMF jadi enggak usah takut kita akan ee percepat terus perempuan ekonomi nanti
**** BI juga akan membantu ekonomi kita supaya engine mesin swasta itu tumbuh lebih cepat lagi sehingga kita pertumbuhannya didorong oleh
**** swasta dan domestik saya pikir 6 bulan dari sekarang akan semakin kelihatan bahwa orang-orang yang tadinya susah tuh Pak akan
**** semakin berkurang dan semakin berkurang lagi oke
**** ee Saudara-saudara sekalian Bapak Ibu para pemirsa di mana pun Anda berada ya apa yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Republik
**** Indonesia ini adalah pertama bahwa kita akan bisa selamat ya insyaallah dalam menghadapi krisis global yang memang tidak mudah ini
**** tapi resepnya itu tadi seperti dikatakan makro itu adalah agregatnya mikro jadi untuk bisa sukses itu kita harus tumbuh bersama-sama
**** ya tidak bisa hanya pemerintah saja tidak bisa hanya dunia usahanya saja tapi masyarakatnya siapapun ya anggota dari Republik Indonesia
**** ini ya harus bisa membentuk Presiden bilang Indonesia Incorporated agar kita bisa maju bersama tumbuh bersama sejahtera bersama terima kasih
**** tepuk tangan yang meriah untuk Menteri Keuangan silakan boleh nambah sedikit Pak jadi itu pasti akan terjadi karena di atas
**** kita ada koordinator yang baik sekali Pak bapak Presiden bapak Presiden menjelaskan juga bahwa kita enggak bisa tumbuh kalau cuman
**** pemerintah aja beliau menginstruksikan bahwa kita menghidupkan sektor swasta juga jadi mari kita kaya bersama iya terima kasih tepuk tangan
**** untuk Menteri Keuangan Republik Indonesia Bapak Purbaya Yudi Sadewa
**** ya nanti ee akan ada foto bersama dan penyerahan cedera tapi untuk adik-adik yang mau salat Jumat nanti ada di
**** lantai 2 dan jangan lupa jam .00 nanti tepat ada lapor Pak
**** ya silakan
A6. Transkrip 50:00 – selesai
Catatan: blok berikut disalin sebagai materi transkrip yang diberikan pengguna. Ejaan, pengulangan, tanda ****, dan struktur kalimat otomatis dipertahankan apa adanya untuk kepentingan arsip.
Berikut adalah transkrip bagian akhir video dari menit 50:00 hingga selesai:
**** pemerintah aja beliau menginstruksikan bahwa kita menghidupkan sektor swasta juga jadi mari kita kaya bersama iya terima kasih tepuk tangan
**** untuk Menteri Keuangan Republik Indonesia Bapak Purbaya Yudi Sadewa
**** ya nanti ee akan ada foto bersama dan penyerahan cedera tapi untuk adik-adik yang mau salat Jumat nanti ada di
**** lantai 2 dan jangan lupa jam .00 nanti tepat ada lapor Pak
**** ya silakan
Bersama
PT Jasa Laporan Keuangan
PT Jasa Konsultan Keuangan
PT BlockMoney BlockChain Indonesia
“Selamat Datang di Masa Depan”
Smart Way to Accounting Solutions
Cara Cerdas untuk Akuntansi Solusi Bidang Usaha / jasa: –
AKUNTANSI Melayani
– Peningkatan Profit Bisnis (Layanan Peningkatan Profit Bisnis)
– Pemeriksaan Pengelolaan (Manajemen Keuangan Dan Akuntansi, Uji Tuntas)
– KONSULTAN pajak(PAJAKKonsultan)
– Studi Kelayakan (Studi Kelayakan)
– Proposal Proyek / Media Pembiayaan
– Pembuatan PERUSAHAAN Baru
– Jasa Digital PEMASARAN(DIMA)
– Jasa Digital EKOSISTEM(DEKO)
– Jasa Digital EKONOMI(DEMI)
– 10 Peta Uang BLOCKCHAIN
Hubungi: Widi Prihartanadi / Tuti Alawiyah : 0877 0070 0705 / 0811 808 5705 Email: headoffice@jasakonsultankeuangan.co.id
cc: jasakonsultankeuanganindonesia@gmail.com
jasakonsultankeuangan.co.id
Situs web :
https://blockmoney.co.id/
https://jasakonsultankeuangan.co.id/
https://sumberrayadatasolusi.co.id/
https://jasakonsultankeuangan.com/
https://jejaringlayanankeuangan.co.id/
https://skkpindotama.co.id/
https://mmpn.co.id/
marineconstruction.co.id
PT JASA KONSULTAN KEUANGAN INDONESIA
https://share.google/M8r6zSr1bYax6bUEj
https://g.page/jasa-konsultan-keuangan-jakarta?share
Media sosial:
https://youtube.com/@jasakonsultankeuangan2387
https://www.instagram.com/p/B5RzPj4pVSi/?igshid=vsx6b77vc8wn/
https://twitter.com/pt_jkk/status/1211898507809808385?s=21
https://www.facebook.com/JasaKonsultanKeuanganIndonesia
https://linkedin.com/in/jasa-konsultan-keuangan-76b21310b
DigitalEKOSISTEM (DEKO) Web KOMUNITAS (WebKom) PT JKK DIGITAL: Platform komunitas korporat BLOCKCHAIN industri keuangan
#JasaKonsultanKeuangan #BlockMoney #jasalaporankeuangan #jasakonsultanpajak #jasamarketingdigital #JejaringLayananKeuanganIndonesia #jkkinspirasi #jkkmotivasi #jkkdigital #jkkgroup
#sumberrayadatasolusi #satuankomandokesejahteraanprajuritindotama
#blockmoneyindonesia #marinecontruction #mitramajuperkasanusantara #jualtanahdanbangunan #jasakonsultankeuangandigital #sinergisistemdansolusi #Accountingservice #Tax#Audit#pajak #PPN


