Categories: ArticleOPTIMASI

Penerimaan Pajak Mayoritas Sektor Usaha Makin Pulih, Ini Kata Menkeu

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah mencatat setoran pajak dari seluruh sektor usaha hingga November 2021 terus menunjukkan perbaikan dari tekanan pandemi Covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penerimaan pajak dari sektor industri pengolahan hingga November 2021 mengalami pertumbuhan 16,9%, sedangkan pada periode yang sama 2020 minus 19,1%. Sektor usaha tersebut menjadi andalan dalam penerimaan pajak karena kontribusinya mencapai 29,9%.

“Secara implisit kita bisa melihat adanya pemulihan di sektor-sektor yang selama ini terpukul oleh Covid-19,” katanya dalam konferensi pers APBN Kita, Selasa (21/12/2021).

Baca Juga: Realisasi Insentif Perpajakan Tembus Rp100,5%, Begini Perinciannya

Sri Mulyani mengatakan perbaikan penerimaan pajak dari sektor industri pengolahan semakin terasa jika dilihat secara bulanan. Pada November 2021, penerimaan pajak dari sektor tersebut tumbuh 35,2%, lebih tinggi dari bulan sebelumnya 23,7%.

Pada kuartal III/2021, pertumbuhannya mencapai 31,7%, sedangkan pada kuartal II/2021 tumbuh hanya 17,4% dan pada kuartal I/2021 masih minus 7,3%.

Menurut Sri Mulyani, perbaikan penerimaan pajak dari industri pengolahan ditopang oleh pulihnya permintaan domestik dan global sehingga mendorong peningkatan produksi, konsumsi, ekspor, dan impor.

Baca Juga: Penerimaan Berangsur Pulih, Defisit APBN Capai 3,63 Persen dari PDB

Kemudian, perbaikan setoran pajak juga terjadi pada sektor perdagangan yang menjadi kontributor penerimaan pajak terbesar kedua. Penerimaannya hingga November 2021 tumbuh 28,3%, sementara pada periode yang sama 2020 mengalami kontraksi 19,5%.

Secara bulanan, penerimaan pajak dari sektor perdagangan tumbuh 52,9%, lebih kecil dari bulan sebelumnya 76,9%. Sebelumnya, penerimaan pajak dari sektor itu pada kuartal III/2021 tumbuh 40,3%, lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang tumbuh 29,9%.

Sementara itu, penerimaan pajak dari sektor informasi dan komunikasi hingga November 2021 tumbuh 16,4%, sedangkan pada periode yang sama 2020 minus 5,9%. Pada November saja, penerimaannya tumbuh 4,3%.

Kinerja positif juga terlihat pada penerimaan pajak dari sektor pertambangan yang mencapai 59,1%, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu minus 43,5%. Khusus bulan November 2021, penerimaannya tumbuh mencapai 219,0%.

“Kelihatan sekali sektor pertambangan mengalami booming yang luar biasa, karena penerimaan pajak kita tumbuhnya bahkan di atas 300% pada kuartal III, Oktober 114%, dan November 219%,” ujarnya.

Penerimaan pajak dari sektor lain yang mengalami pertumbuhan positif yakni transportasi dan pergudangan yang tumbuh 7,6%. Sementara pada periode yang sama 2020, pertumbuhannya minus 5,9% karena terpengaruh menurunnya mobilitas masyarakat saat awal pandemi Covid-19.

Baca Juga: PMK Tarif Cukai Rokok 2022 Rampung, Aturan Segera Berlaku

Adapun pada jasa perusahaan, pertumbuhan hingga November 2021 mulai positif sebesar 1,3%, sedangkan pada periode yang sama 2020 minus 11,3%.

Sementara itu, penerimaan pajak dari sektor jasa keuangan dan asuransi serta konstruksi dan real estat hingga November 2021 masih mengalami kontraksi. Meski demikian, Sri Mulyani menilai penerimaan pajak dari sektor-sektor tersebut sudah menunjukkan perbaikan.

“Meskipun kita masih menghadapi Covid dan ketidakpastian, kita melihat pemulihan ekonomi sudah mulai bergerak di berbagai sektor. Ini sesuatu yang harus kita jaga terus,” ujarnya. (sap)

Sumber:https://news.ddtc.co.id/penerimaan-pajak-mayoritas-sektor-usaha-makin-pulih-ini-kata-menkeu-35446

 

“Selamat datang di Masa Depan”

PT. Jasa Konsultan Keuangan
Smart Way to Accounting Solutions

Bidang Usaha / jasa :
– Accounting Service
– Peningkatan Profit Bisnis (Increased Profit Business Service)
– Pemeriksaan Pengelolaan (Management Keuangan Dan Akuntansi, Due Diligent)
– Konsultan Pajak (Tax Consultant)
– Studi Kelayakan (Feasibility Study)
– Projek Proposal / Media Pembiayaan
– Pembuatan Perusahaan Baru
– Jasa Digital Marketing (DIMA)
– Jasa Digital Ekosistem (DEKO)
– Jasa Digital Ekonomi (DEMI)
– 10 Peta Uang Blockchain

Hubungi Widi Prihartanadi / Wendy Via Jonata : 0877 0070 0705 / 0811 1085 705
Email:
headoffice@jasakonsultankeuangan.co.id
cc:
jasakonsultankeuanganindonesia@gmail.com

WebSite :
www.JasaKonsultanKeuangan.co.id




http://linkedin.com/in/jasa-konsultan-keuangan-76b21310b

Digital Ekosistem (DEKO) Web Komunitas (WebKom) PT JKK Digital :
Platform komunitas corporate blockchain industri keuangan

http://BlockMoney.ID

Share This :
Widi Prihartanadi

Recent Posts

Mulai Usaha Modal Kecil 2026: Memanfaatkan Aset Non-Tunai, Uji Coba Bertahap, dan Pola Laba 70-20-10 By PT Jasa Konsultan Keuangan

Panduan memulai usaha dengan modal kecil di 2026: memanfaatkan aset non-tunai, menjalankan uji coba bertahap,…

3 hours ago

Ketahanan Pangan 2026: Membaca Harga Pangan lewat Anggaran, HPP, dan Arus Kas By PT Jasa Konsultan Keuangan

Harga pangan bergejolak dikelola lewat anggaran, HPP per porsi, dan arus kas yang tertib bersama…

7 hours ago

Perputaran Uang Usaha 2026: Margin Tipis, Putaran Cepat, dan Arus Kas Terjaga By PT Jasa Konsultan Keuangan

Cara memutar uang usaha dengan margin wajar, perputaran cepat, dan arus kas terjaga bersama Jasa…

1 day ago

Katalog 1.000 + Headline Keyword Komersial Organik (Auto Generator) Jasa Laporan Keuangan

Katalog 1.000 + Headline Keyword Komersial Organik (Auto Generator) Jasa Laporan Keuangan Headline Ahli Konsultan…

6 days ago

Legalitas PT dan Yayasan 2026: Pengumuman BNRI–TBNRI Kini Terintegrasi Secara Elektronik By PT Jasa Konsultan Keuangan

Legalitas PT dan Yayasan 2026: Pengumuman BNRI–TBNRI Kini Terintegrasi Secara Elektronik By PT Jasa Konsultan…

1 week ago

RUPST 2026 dan Jasa Accounting Service: Panduan Kepatuhan Laporan Tahunan PT agar Akses SABH Tetap Aman By PT Jasa Konsultan Keuangan

RUPST 2026 dan Jasa Accounting Service: Panduan Kepatuhan Laporan Tahunan PT agar Akses SABH Tetap…

2 weeks ago